Golput Menangkan Pilwali Surabaya




Golongan Putih (Golput) memenangkan  pemilihan Walikota Surabaya yang berlangsung pada Rabu (2/6) kemarin. Ini karena jumlah Golput atau orang-orang yang tidak menggunakan hak pilihnya mencapai lebih dari separo. Sedangkan lima pasang cawali-cawawali berdasarkan hasil Quick Account paling banyak mendapatkan suara  45%. Seperti diberitakan televisi SBO tadi pagi (3/6), hanya sekitar 41% warga kota yang menggunakan hak pilihnya. Sementara sisanya sebesar 59% tidak menggunakan hak pilihnya.

Kemenangan telak Golput terjadi di Wiyung. Di kawasan ini Golput mencapai 70%. Ini karena warga kawasan itu melakukan boikot terhadap pilwali. Mereka merasa  Pemkot tidak memperhatikan keluhan mereka yang berkaitan dengan banjir yang sering melanda kawasan itu.

Hasil Quick Account (QC) Lingkaran Survey Indoneisa (LSI) pada pukul 15.00 menyatakan, pasangan Tri Rismaharini-Bambang DH (Ridho) unggul tipis dari pasangan Arief Affandi-Adies Kadir (Cacak). Pasangan Ridho meraih suara 38,26 persen sementara pasangan Cacak 35,38 persen. Namun hasil Quick Account dari lembaga yang sama  tadi pagi berubah. Seperti diberitakan SBO Cacak mengguguli Ridho, dengan perbandingan perolehan 37,38% untuk Cacak dan 36,26% untuk Ridho.

Perolehan suara kedua pasangan itu jauh meninggalkan tiga pasangan lainnya. Berdasarkan data pukul 15.00 Rinciannya Fandi Utomo-Yulius Bustami, meraih 13,98 persen suara disusul pasangan BF Sutadi-Mazlan dengan 6,25 persen dan Fitrajaja-Naen sebesar 6,13 persen.

Sementara hasil Quick Account lainnya yang disiarkan SBO menyatakan, Ridho meraih suara 45,30%, Cacak 31,02%, fuyu 13,61%, Sutadi 5,62% dan Fitrajaya 4,44%.

Tidak ada komentar:

Recent Post

Daftar Artikel

Buku Tamu